Pemaaf bukan saja pemenang, namun ia juga penenang. Manusia tempatnya salah dan akrab dengan khilaf. Namun hanya sedikit manusia yang masuk jajaran pemaaf. Berhati lapang. Berjiwa Luas. Berpikir cerdas. Dan menjalani hidup dengan ikhlas adalah manusia yang berjiwa pemaaf. prinsipnya, Tuhan maha pemaaf. Kenapa kita yang hamba-Nya tidak? Buku ini mengisahkan cerita menyentuh tentang luka, lara, …