CD-ROM
Analisa Manajemen Resiko Keamanan Informasi Dengan Metode Octave di Pusat Komunikasi Departemen Luar Negeri
Informasi adalah salah satu aset bagi sebuah organisasi yang sebagaimana aset lainnya memiliki nilai tertentu bagi organisasi tersebut, sehingga harus dilindungi untuk menjamin kelangsungan organisasi dan meminimalisasi kerusakan karena kebocoran sistem keamanan informasi. Manajemen resiko dapat prespektif dan obyektif dalam melihat dan mengetahui segala fakta dan aset TIK organisasi. Hal ini dimaksudkan bahwa manajemen resiko dapat melakukan penelusuran dan identifikasi terhadap aset secara komprehensif dan terpercaya terhadap segala sesuatu yang ada di organisasi tersebut tetapi yang berkaitan dengan TIK. Manajemen resiko juga mengembangkan strategi proteksi keamanan informasi dengan melihat segala ancaman yang mungkin timbul.
Departemen Luar Negeri (Deplu) merupakan instansi pemerintah yang memiliki tugas di bidang politik dan hubungan luar negeri Mengingat posisi strategis Deplu dan sensitivitas informasi yang dikelolanya maka potensi timbulnya ancaman terhadap keamanan informasi semakin tinggi.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode OCTAVE. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui resiko, strategi proteksi untuk ancaman dan kerawanan serta mitigation plans.
xvi + 165 halaman +10 lampiran (2009)
Kata Kunci : Manajemen Resiko (1), Keamanan Informasi (2), Ancaman (3), Kerawanan (4), Metode OCTAVE (5),
No copy data
No other version available