CD-ROM
Perancangan Key Performance Indicators (KPI) Bidang Persandian dan Telekomunikasi Pusat Komunikasi Kementrian Luar Negeri Berbasis Balanced Scorecard (BSC)
Abstrak
Organisasi merupakan suatu wadah kerjasama bagi sekelompok orang untuk mencapai tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Tujuan dan sasaran ini kemudian dituangkan ke dalam visi dan misi organisasi. Sedangkan untuk menjabarkan visi dan misi organisasi, sangat diperlukan strategi yang tepat agar dapat dijabarkan melalui serangkaian program dan kegiatan yang harus dilaksanakan oleh organisasi.
Bidang Persandian dan Telekomunikasi (Bidang Santel) adalah sebuah unit organisasi yang berada di dalam Puskom Kemlu yang berperan dalam pelaksanaan kegiatan operasional bidang pemberitaan dan persandian di lingkungan Kemlu dan Perwakilan RI. Bidang Santel merupakan salah satu bidang yang penting dalam Puskom Kemlu karena keberhasilan pelaksanaan tugas dari Bidang Santel merupakan salah satu indikator keberhasilan dari Puskom Kemlu.
Untuk mengetahui tingkat pencapaian kinerja Bidang Santel, maka dibutuhkan sistem penilaian kinerja organisasi. Sistem penilaian kinerja yang digunakan oleh Bidang Santel saat ini adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Namun, SAKIP ini belum mampu mengakomodir kinerja Bidang Santel secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan SAKIP hanya terdiri dari indikator yang berupa finansial saja. Untuk itu, diperlukan sistem penilaian kinerja yang terukur dan komprehensif dalam rangka melengkapi sistem penilaian kinerja SAKIP.
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang Key Performance Indicators (KPI) Bidang Santel yang sesuai dengan visi, misi, tujuan, serta sasaran Puskom Kemlu. Perancangan KPI Bidang Santel ini disusun dengan pendekatan metode Balanced Scorecard (BSC). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode deskriptif pada penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan mengenai kondisi kinerja Bidang Santel Puskom Kemlu. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memperjelas visi, misi, tujuan, dan sasaran strategik Kemlu sampai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran strategik Bidang Santel serta merumuskan sasaran strategik Bidang Santel. Sedangkan, pendekatan kuantitatif dimaksudkan untuk penetapan target pada rancangan KPI Bidang Santel serta untuk menganalisis hasil kuesioner yang telah disebarkan kepada responden.
Dari hasil triangulasi teknik yang dilakukan, maka telah didapatkan sasaran
strategik pada perspektif pelanggan dan stakeholder dari Bidang Santel, yaitu
meningkatkan pelayanan informasi yang profesional. Sasaran strategik yang
diperoleh pada perspektif proses internal adalah penyusunan prosedur distribusi
dan dokumentasi berita, distribusi dan dokumentasi berita yang cepat dan aman,
serta pengendalian dan pengawasan penanganan berita yang efektif. Sedangkan
sasaran strategik pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran adalah sumber
daya manusia yang kompeten di bidang persandian dan telekomunikasi, tata
kelola organisasi Bidang Santel yang baik, pemanfaatan TIK yang efisien, serta
pengelolaan anggaran yang optimal.
xii + 146 halaman + 17 lampiran (2011)
Kata kunci : Pusat Komunikasi Kementerian Luar Negeri (1), Key Performance
Indicators (2), Balanced Scorecard (3).
No copy data
No other version available