CD-ROM
Analisis Kesesuaian Sosialisasi Persandian Lembaga Sandi Negara Kepada Instansi Pemerintah di Indonesia dengan Konsep Komunikasi Pemasaran
Abstrak
Lemsaneg telah melakukan komunikasi pemasaran melalui kegiatan sosialisasi persandian. Diharapkan melalui sosialisasi persandian ini seluruh pejabat di instansi pemerintah lebih peduli terhadap pengamanan informasi serta penggunaan persandian untuk mengamankan informasi yang berklasifikasi rahasia di instansinya masing-masing. Hingga saat ini, jumlah instansi pemerintah yang menyelenggarakan fungsi persandian masih minim. Baru 21% Kementerian dan hanya 2% LPNK yang menyelenggarakan fungsi persandian.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian sosialisasi persandian yang dilakukan Lemsaneg kepada instansi pemerintah dengan konsep komunikasi pemasaran yang efektif. Pendekatan teori yang digunakan merupakan delapan langkah pengembangan komunikasi pemasaran yang efektif menurut Philip Kotler (1993). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, observasi dan telaah dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dengan Gap Analysis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi persandian yang dilakukan oleh Lemsaneg belum sepenuhnya sesuai dengan konsep komunikasi pemasaran yang efektif. Hal ini terlihat dari kesenjangan yang terjadi antara delapan langkah pengembangan komunikasi yang efektif dan kegiatan sosialisasi persandian saat ini. Lemsaneg disarankan untuk meningkatkan brand image, menggunakan media dan slauran komunikasi yang lebih bervariasi, dan mengoptimalkan fungsi tim sosialisasi persandian. Selain itu Lemsaneg hendaknya mengupayakan pembuatan regulasi nasional untuk menguatkan kedudukan Lemsaneg dan meninjau kembali kebijakan-kebijakan internal yang ada saat ini.
xv + 129 halaman + 221 lampiran (2011)
Kata kunci : Sosialisasi Persandian(1), Komunikasi Pemasaran(2), Lemsaneg(3), Gap Analysis(4)
No copy data
No other version available