Text
TA-Strategi Implementasi Komunikasi Persandian Secara Elektronik dalam Pengamanan Informasi/Data Rahasia Kepabeanan di Bidang Impor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) adalah salah satu bagian dari instansi pemerintah yang menjadi tulang punggung penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai. Program e-government, perubahan fungsi dan misi dari Tax Collector menjadi Trade Facilitator, dan era perdagangan bebas adalah factor yang menuntut DJBC masa kini dan masa depan harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat umum yang bercirikan save time, save cost, safety, dan simple, serta pengawasan yang bercirikan time sensitive, predictable, available dan adjustable. Salah satu cara yang ditempuh dalam pencapaian tujuan tersebut adalah dengan pemanfaatan teknologi informasi dan telekomunikasi. DJBC memiliki informasi-informasi yang berklasifikasi rahasia baik taktis maupun strategis namun dalam pengkomunikasiannya melalui teknologi informasi dan komunikasi yang dimiliki DJBC kurang memperhatikan aspek-aspek keamanan informasi tersebut.Informasi yang berklasifikasi rahasia perlu diberikan perlakukan yang berbeda dalam penanganannya. Kebocoran informasi rahasia dapat menimbulkan resiko dan ancaman terganggunya pencapaian tujuan organisasi, bahkan dapat menimbulkan kerugian yang signifikan bagi negara. Persandian sebagai suatu mekanisme pengamanan informasi sangat relevan diterapkan di DJBC namun hal ini belum pernah dilakukan. Melalui penelitian ini ditemukan strategi-strategi dan identifikasi langkah-langkah untuk pencapaian tujuan pengamanan informasi rahasia di lingkungan DJBC melalui mekanisme persandian. Metode analisis strategi yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis SWOT dan CSF serta identifikasi resiko pengamanan informasi.
No copy data
No other version available