Valerie ingin cepat mati. Hidupnya kehilangan arti. Setelah ibunya bunuh diri, Valerie dituduh membunuh 3 orang, termasuk ayah kandungnya sendiri. Hingga Valerie bertemu Haezel, mahasiswa hukum yang berkeras memfilmkan kisah hidupnya demi menuntut keadilan. Menurut Haezel, sosok di balik kamera lebih berkuasa daripada mereka yang memegang senjata.
Kau bercerita tentang rumah idamanmu, dan ekspresimu kala itu tak bisa kulupakan. Entah karena gaun salemmu yang manis, atau mata birumu yang sewarna langit, atau mungkin karena senyummu yang tak pernah beranjak dari bibir. Bagiku, kau secara khusus terlihat begitu cantik hari itu. Dan, itulah kali pertama aku jatuh cinta kepadamu. Novel romansa yang satu ini mengisahkan tentang seorang peremp…